Wahid Hasyim University | Digital Repository

PENGARUH VARIASI KONSENTRASI Na-CMC PADA SEDIAAN GEL EKSTRAK ETANOL DAUN TEMBELEKAN (Lantana camara L.) TERHADAP KARAKTERISTIK FISIK DAN EFEKTIVITAS PENYEMBUH LUKA

Solikhin, Solikhin (2017) PENGARUH VARIASI KONSENTRASI Na-CMC PADA SEDIAAN GEL EKSTRAK ETANOL DAUN TEMBELEKAN (Lantana camara L.) TERHADAP KARAKTERISTIK FISIK DAN EFEKTIVITAS PENYEMBUH LUKA. Skripsi thesis, Universitas Wahid Hasyim Semarang.

[img]
Preview
Text
COVER.pdf

Download (692kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (724kB) | Preview
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (383kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (595kB)
[img]
Preview
Text
BAB IV.pdf

Download (146kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (215kB) | Preview
[img]
Preview
Text
LAMPIRAN.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Ekstrak etanol daun Tembelekan ( Lantana camara L.) memiliki aktivitas penyembuh luka bakar. Sediaan gel cocok sebagai formula obat penyembuh luka bakar dan Na-CMC merupakan salah satu gelling agent. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi Na-CMC terhadap karakteristik fisik gel ekstrak etanol daun tembelekan (GEEDT) dan aktivitas penyembuh luka bakar. Penelitian ini bersifat eksperimental dengan desain penelitian post test only grup. Ekstrak dibuat dengan cara maserasi. Sediaan gel dibuat 4 formula yang berbeda dengan konsentrasi Na-CMC 2,0; 4,0; 6,0 dan 8,0%. Formula gel yang dihasilkan diuji karakteristik fisiknya meliputi daya lekat, daya sebar, viskositas dan pH menggunakan regresi linier. Organoleptis dan homogenitas dijabarkan secara deskriptif. Uji efektivitas dilakukan menggunakan 18 ekor kelinci yang dibagi menjadi 6 kelompok perlakuan, kelompok I sampai IV diberikan GEEDT dengan variasi konsentrasi Na-CMC (2,0; 4,0; 6,0; dan 8,0%), kelompok kontrol negatif (basis gel) dan kelompok kontrol positif (bioplacenton). Pengukuran diameter luka dilakukan pada hari ke 0, 2, 5, 7, 14, dan 21. Data diameter luka bakar kemudian dianalisis menggunakan uji Kruskal-Wallis dilanjutkan uji Mann-Whitney dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan konsentrasi Na-CMC dalam GEEDT meningkatkan viskositas dan daya lekat, tetapi menurunkan daya sebar dan pH. Variasi konsentrasi Na-CMC dalam sediaan gel berpengaruh pada efektivitas penyembuh luka bakar. GEEDT konsentrasi Na-CMC 4% mempunyai efek penyembuh luka bakar yang sebanding dengan bioplacenton.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Farmasi > Program Studi Farmasi
Depositing User: eprints perpustakaan unwahas
Date Deposited: 02 Jun 2017 03:18
Last Modified: 02 Jun 2017 03:18
URI: http://eprints.unwahas.ac.id/id/eprint/764

Actions (login required)

View Item View Item